Bukan Ronaldo, Inilah Pemain yang Buat Alexander-Arnold Kewalahan

Walaupun masih tetap muda, akan tetapi Trent Alexander-Arnold telah rasakan pengalaman melawan beberapa nama besar seperti Cristiano Ronaldo bersama dengan Liverpool. Akan tetapi bintang Juventus itu tidak dia anggap menjadi lawan terberatnya. Di umurnya yang masih tetap 19 tahun, Alexander-Arnold sukses mengambil perhatian sang pelatih, Jurgen Klopp. Dia lantas diakui menjadi pengawal posisi pertahanan The Reds hampir di selama musim tempo hari. Perform yang berkelanjutan membuat dikasih peluang langka buat pemain seumurannya, yaitu tampil di pertandingan final Liga Champions.

Saat itu, dia bertemu dengan Ronaldo yang saat itu masih tetap membela Real Madrid.Kualitas Ronaldo dalam melalui pemain lawan serta cetak gol telah tidak butuh disangsikan kembali. Bahkan juga bersama dengan Juventus di Serie A, pertandingan yang populer dengan pertahanannya, dia masih tetap dapat cetak gol di setiap kompetisinya. Akan tetapi buat Alexander-Arnold, peraih Ballon d’Or lima kali itu bukan lawan paling sulit yang sempat dia hadapi. Figur paling berat baginya ialah pemain bintang Crystal Palace, Wilfred Zaha. “Saya katakan Zaha ialah yang paling sulit. Anda tidak dapat ambil bola darinya, susah untuk diganjal, cepat, berteknik, dapat cetak gol, membuat, seseorang pemenang,” tutur Alexander-Arnold pada Times.

Baca Juga : http://bianca.viagrasildenafilfor.com/berita-bola/bos-leicester-ogah-sebut-arsenal-sebagai-calon-juara/

“Tentunya Zaha tidak selevel dengan Ronaldo serta Neymar, tapi buat saya, Zaha mungkin yang sangat susah,” sambungnya.Alexander-Arnold ialah pemain binaan team muda Liverpool yang bercita-cita jadi kapten club satu hari kelak. Walaupun demikian, perasaan hormatnya pada sang kapten sekarang ini, Jordan Henderson, belum pernah menyusut dikit juga. “Di luar lapangan, dia dikit diam. Demikian melalui garis putih, dia jadi orang yang berlainan. Begitu semangat.

Ia akan berteriak serta menyemangati, lakukan semuanya untuk menang,” imbuhnya. “Itu ialah suatu yang perlu disaksikan menjadi kapten kami, pimpin di lapangan, membawa kami pada kemenangan. Saya ingin jadi kapten satu hari kelak. Itu tentunya satu harapan saya,” ujarnya. Dalam dua pertandingan paling akhir, Alexander-Arnold tak akan tampil menjadi starter sebab tempatnya digeser oleh Joe Gomez. Dia akhir kali tampak dalam pertandingan kontra Napoli di Liga Champions, dimana The Reds roboh 0-1.

Baca Juga Situs : jettoto, live casino , casino online, togel online, 7nagapoker, poker online, domino 99, bandar ceme